‘’Bagaimana Pemerintah dapat berperan dalam memastikan bahwa produksi minyak kelapa sawit di Indonesia yang telah ada saat ini dan produksi-produksi seterusnya memenuhi azas kelestarian?’’
Banyak pengusaha di Indonesia secara besar-besaran membuka perusahaan kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit saat ini sangat dibudidayakan, karena hasilnya yang sangat menguntungkan. Tapi sebelum kita membicarakan keuntungan,sebaiknya membahas apakah pemerintah telah mengawasi dengan baik para perusahaan yang memproduksi kelapa sawit?Apakah sesuai dengan azas kelestarian?
Pemerintah selalu mendukung pembukaan perusahaan kelapa sawit baru, terutama pemerintah daerah. Mereka terlena akan keuntungan dari kelapa sawit tersebut. Mereka tidak memikirkan dampak apa saja yang akan timbul jika perusahaan itu berdiri di daerah tersebut. Sebelum pembukaan perusahaan kelapa sawit seharusnya pemerintah memberikan peringatan keras kepada calon pengusaha kelapa sawit untuk selalu memenuhi azas kelestarian. Jika tidak ada jaminan dari perusahaan tersebut mengenai azas kelestarian maka pemerintah berhak tidak memberikan Izin Usaha kepada perusahaan.
Pemerintah perlu berhati-hati dengan para pengusaha yang licik untuk menghalalkan segala cara demi mendapatkan sebuah Izin Usaha tanpa memikirkan dampak kedepannya terhadap produksi kelapa sawit serta kelestarian alam sekitar. Selain Izin Usaha diperketat, pemerintah juga wajib melakukan pengecekan setiap bulannya ke semua perusahaan kelapa sawit. Seperti pengecekan kontur tanah , pupuk kimia yang digunakan, serta limbah hasil produksi. Kewajiban penting yang harus terpenuhi oleh perusahaan kelapa sawit adalah untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility , disingkat CSR. CSR adalah sebuah tonggak penting yang harus di tegakkan oleh semua perusahaan , termasuk perusahaan kelapa sawit. Menurut ThecWorld Business council for sustainable Development , CSR merupakan salah sau bentuk bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan, para pekerja, profit serta semua unsur yang ada dalam sebuah perusahaan.
Singkatnya perusahaan tetap bisa mencari keuntungan sebanyak-banyaknya , tapi tetap memikirkan kelangsungan hidup para pekerjanya serta tetap melestarikan lingkungan sekitar. Agar kewajiban tersebut dapat dipenuhi, maka pihak perusahaan perlu bekerja sama dengan berbagai pihak yang terkait. Pihak-pihak tersebut adalah pemerintah, para pekerja, lembaga sosial non pemerintah, organisasi , serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan. Kerja sama yang baik antar pihak-pihak diatas sangat diperlukan agar kelestarian dapat terwujud serta manfaat adanya perkebunan kelapa sawit dapat dirasakan dengan nyata. Saat ini banyak perusahaan terkait berusaha menerapkan sistem CSR ini, jika diteliti di Indonesia, terdapat 2 cara penerapan CSR oleh perusahaan. pertama , perusahaan melakukan semuanya tanpa meminta bantuan pihak lain. Kedua, perusahaan mengajak pihak lain untuk membantu kegiatan yang ada dalam CSR.
Pemerintah harus segera membuat peraturan agar sistem CSR ini dapat dilaksanakan, bukan hanya sekedar wacana belaka. Ada beberapa masalah yang perlu dikaji di setiap pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah seperti ; Peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit di sekitar perusahaan, Perbaikan infrastrultur di sekitar kebun dan perusahaan, Peningkatan teknologi untuk mengembangkan produksi, Pengecekan AMDAL , serta sejauh mana keterlibatan masyarakat sekitar atas perkebunan kelapa sawit.
Singkatnya perusahaan tetap bisa mencari keuntungan sebanyak-banyaknya , tapi tetap memikirkan kelangsungan hidup para pekerjanya serta tetap melestarikan lingkungan sekitar. Agar kewajiban tersebut dapat dipenuhi, maka pihak perusahaan perlu bekerja sama dengan berbagai pihak yang terkait. Pihak-pihak tersebut adalah pemerintah, para pekerja, lembaga sosial non pemerintah, organisasi , serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan. Kerja sama yang baik antar pihak-pihak diatas sangat diperlukan agar kelestarian dapat terwujud serta manfaat adanya perkebunan kelapa sawit dapat dirasakan dengan nyata. Saat ini banyak perusahaan terkait berusaha menerapkan sistem CSR ini, jika diteliti di Indonesia, terdapat 2 cara penerapan CSR oleh perusahaan. pertama , perusahaan melakukan semuanya tanpa meminta bantuan pihak lain. Kedua, perusahaan mengajak pihak lain untuk membantu kegiatan yang ada dalam CSR.
Pemerintah harus segera membuat peraturan agar sistem CSR ini dapat dilaksanakan, bukan hanya sekedar wacana belaka. Ada beberapa masalah yang perlu dikaji di setiap pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah seperti ; Peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit di sekitar perusahaan, Perbaikan infrastrultur di sekitar kebun dan perusahaan, Peningkatan teknologi untuk mengembangkan produksi, Pengecekan AMDAL , serta sejauh mana keterlibatan masyarakat sekitar atas perkebunan kelapa sawit.

nice post :)
BalasHapusbagaimana menurut anda tentang perusahaan kelapa sawit di indonesia?
Hapusnice info :) ini blog untuk ikutan lomba ya vi?? gud luck ya
BalasHapusiya ria ini postingannya, hehe. lumayan menambah pengetahuan tentang kelapa sawit dan fenomenanya. sebelumnya pernah denger ngga ttg palm oil ini?
HapusNice :D
BalasHapusmei, coba ikutan aja lomba ini hehe. aku kasih link ttg syaratnya yah di fb nanti. makasih udh komen :)
Hapus